oleh Abdul Halim Rahmat
Diluar dugaan, ternyata Syifa hafal bacaan do’a iftitah. Padahal tiga bulan yang lalu ketika disuruh melafalkan bacaan tersebut, dia tidak bisa sama sekali. Bagi anak biasa, menghafal do’a iftitah mungkin bisa dilakukan paling lama satu minggu sudah hafal. Tapi bagi anak berkebutuhan khusus ini, waktu satu minggu belumlah cukup untuk menghafalkan doa tersebut.
Syifa adalah siswi kelas VI Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). Ia termasuk penyandang tuna grahita ringan dengan IQ antara 50 – 70. Sama dengan anak-anak lainnya, Syifa adalah siswi pindahan dari sekolah normal biasa. Karena ia tidak bisa mengikuti pelajaran seperti teman-temannya, selalu tertinggal dan lambat dalam belajar, sehingga ia direkomendasikan untuk bersekolah di SLB.
